Kisah Kelahiran Seorang Bayi

Assalaamu’alaykum Warahmatullah ..

Tepat pada tanggal 8 September 1992 lahirlah seorang bayi mungil dengan jenis kelamin perempuan yang diberi nama oleh kakek nya dengan nama Fitri Nurjannah.. Saat itu kakek sang bayi ini tinggal di dalam pelosok desa terpencil di daerah Solo, sehingga tidak bisa langsung melihat sang cucu tersayangnya itu.. Kakek itu hanya berkata melalui telepon dengan bahasa Jawa campur Arab yang artinya, “saya ingin menamai cucu saya dengan nama Fitri Nurjannah yang berarti cahaya suci dari surga.”

MasyaAllah sekali artinya .. :’)

Namun tidak disangka, saat itu baik orang tua sang bayi, sanak keluarga, maupun tetangga dekatnya agak tidak fahim dengan bahasa arab yang dimaksud. Pikir mereka, “Ah, mungkin sama saja artinya.”

Sampai akhirnya, yang seharusnya namanya adalah Fitri Nurjannah .. menjadi Fitri Nurjanah..

Tau di mana letak perbedaannya?

Yap ! Pada jumlah n nya !

Tak ada yang peduli dengan masalah sepele tersebut..

Sampai kemudian sang bayi tumbuh dewasa, cantik, dan sholihah.. Sang bayi itu pun semakin mengerti tentang apa arti namanya..

Khawatir berbeda arti, ia pun segera bicara dengan sang ummi, “Ummi, aku mau ganti nama! Nama aku kan salah ini, mii..” rengeknya pada sang Ummi..

“Apanya yang salah tho, nduk? Wong mbah kakung begitu kok ngasih namanya.”tangkas ummi..

“Harusnya itu Fitri Nurjannah, mii.. Bukan Nurjanah.. Harusnya itu “n” nya double, ummi…”rengeknya lagi sambil menulis perbedaan huruf dalam namanya itu.

“Yawis ummi mengaku salah.. Karena waktu kamu lahir belum ada yang fahim, nduk.. Trus mau nya gimana?”jawab sang ummi lembut seraya kembali bertanya.

“Ganti nama aja deh, mi.. Boleh ya?”pintanya sambil mengerdip-ngerdipkan mata.

“Hush! Ngawur! Memangnya mau diganti jadi apa?”

“Zivana Thalita Sheryl, mi.. Keren kan tuh mi ya? Hehe.”jawabnya polos.

“Anakku, Fitri.. Nama itu adalah doa.. Nama kamu itu sudah bagus kok, nak.. Hanya salah sedikit aja kok ya, nduk.. InsyaAllah Allah mengerti maksud abi dan ummi kok.. ummi sama abi ndak akan mau megizinkan kamu ganti nama..”

“Iya ummi.. Aku juga tau nama itu doa.. tapi kan namanya salah, mi.. ganti ya ummi yaaa….”pintanya lagi sambil bergelayutan di lengan ummi.

“Ndak boleh, titik.”

“Ah, ummiiiii……. Pokoknyaaa…….”

Belum selesai sang anak melanjutkan pembicaraannya, datanglah seorang lelaki gagah perkasa memasuki rumah. ia lah abi.

“Tuh sana protes sama abi. Berani?”tantang si ummi sambil tersenyum lebar.

“Ummi mah…”jawabnya sambil manyun dan berjalan ke arah abi untuk mencium tangannya.

“Abiiiii ….”kata sang anak.

“Kenapa, nduk?”tanyanya lembut sambil mengacak-acak rambut anaknya itu.

Ummi hanya tersenyum dari kejauhan.

“Fitri sayang Abii …” jawabnya polos dengan mata setengah tertutup dan kemudian ia pun tertidur di pangkuan Abi nya..

Advertisements

One thought on “Kisah Kelahiran Seorang Bayi”

  1. Syukuri sja dgn nama yg telah diberikan kpd qt, selama itu memiliki arti yg baik.
    Terus nama Dhiyanajma Eljannah itu dr mana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s