Who is the next ??

Pantes.. Soalnya beliau aktif.. wawasannya luas.. punya jiwa kepemimpinan.. agamanya juga oke..

-AAR-

Wa’alaykumussalaam.. Bismillah.. Beliau cocok.. Soalnya beliau itu berwawasan luas.. berdedikasi tinggi.. aktif..

-LK-

Wa’alaykumussalam.. Beliau sangat pantas.. Saya dukung..

-AA-

Menurut saya, beliau pantes banget buat jadi presiden BEM KM MIPA karena dia punya kepribadian yang baik dan dia sangat bertanggung jawab dalam menjalankan sebuah amanah.. Jadi, menurut saya dia pantas untuk menjadi presiden BEM KM MIPA..

-NS-

Wa’alaykumussalam.. Menurut saya sih cocok aja yaa.. karena beliau sangat aktif.. wawasan luas.. bersemangat.. dan penuh inspirasi… hehe..

-DM-

Menurut aku, beliau pantas untuk jadi presiden BEM, soalnya beliau sudah banyak makan garam dalam organisasi dan insyaAllah taat sama syari’at.. Jadi, aku mendukung..

-AI-

Wa’alaykumsalam.. aku setuju kak kalo beliau jadi presiden bem.. sekalian nanti mewujudkan kampus madani..

-MRR-

Wa’alaykumsalam.. menurut aku, beliau cocok jadi presiden BEM.. beliau orangnya aktif.. pinter ngomong.. dan bijaksana dalam membahas suatu masalah.. dulu waktu training KA***I, kan dari mipa jpk dipegang beliau.. pas lagi runding tentang permasalahan kampus, beliau juga memberi arahan2 yang bagus.. kalo aku liat, beliau juga bagus amalan ibadahnya.. cocok jadi pemimpin..

-EM-

 

itulah cuplikan suara-suara mereka.. teman-teman dan adik-adik Najma yang ternyata mempunyai pendapat yang luar biasa…

Ini pemilihan ketua umum !

Senin, 12 Desember 2011 ..

Tiga orang teman Najma itu sedang menjadi bahan perbincangan sepanjang waktu ..

Tentang siapa yang berhak .. tentang siapa yang pantas .. tentang apa yang harus dilakukan ..

Lalu? Siapa yang Najma pilih ?

Unluckyly .. Najma tidak berminat memilih salah satu dari mereka.. entah karena memang sedang dalam kondisi yang tidak baik .. atau memang belum ada kecenderungan diantara ke-3 nya ..

tidak ada yang menangis lagi kali ini ..

berbeda jauh dengan kondisi Najma satu tahun silam..

masih menjadi mahasiswa baru .. namun telah berani cuap-cuap untuk mendukung seorang kakak yang sangat fenomenal dan sangat Subhanallah ..

mendukung seseorang yang memang dirasa paling pas dan cocok untuk menjadi pemimpin .. di era kapanpun.. dalam kondisi apapun .. ia tetap selalu akan pantas untuk menjadi seorang pemimpin ..

tahun lalu, alasan Najma untuk membuat beliau menjadi pemimpin dalam organisasi ini DITOLAK.. surely, kalau diterima, beliau pasti masih menjadi pemimpin beberapa detik lalu ..

tapi yang terjadi hari ini adalah..

Najma masih mendukung beliau untuk menjadi pemimpin organisasi ini ..

entah karena pendaman hati satu tahun silam .. atau memang dirinya sendiri yang senantiasa menunjukkan sifat-sifat kepemimpinannya hingga Najma tak hentinya mendukung beliau..

entahlah ..

dan yang terjadi dalam forum beberapa saat tadi adalah ..

“afwan .. saya tidak bersedia menjadi ketua umum ..”

“alasannya akh?” Continue reading Ini pemilihan ketua umum !

Taman Emasku, Buat Siapa ?

Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki banyak Sumber Daya, baik itu Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Alam. Namun terkadang, dari banyaknya SDA dan SDM tersebut, Indonesia justru tidak dapat memanfaatkannya dengan baik. Salah satu Sumber Daya Alam yang tidak bisa di-manage oleh Pemerintah Indonesia adalah Tambang Emas yang berada di Mimika, Papua yang dikelola oleh PT Freeport. PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan afiliasi dari Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. (FCX) merupakan perusahaan tambang internasional utama dengan kantor pusat di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

Tambang Emas yang berada di Papua dan dimiliki sepenuhnya oleh Indonesia, justru dikelola oleh perusahaan asing dan Indonesia hanya mendapat sekitar 1,5 persen saja dari triliyunan rupiah yang dikeruk oleh perusahaan asing tersebut. Andai kita bisa mengolah sumber daya alam kita sendiri saya jamin negara ini akan menjadi macan asia. Dan yang paling mengejutkan ternyata freeport bisa menjadi perusahaan multinasional dengan hanya mengandalkan hasil tambang di Papua.

Sumber Daya Alam yang melimpah di tanah Papua selalu menjadi incaran negara-negara lain yang ingin memanfaatkan kekayaan alam di Bumi Cendrawasih tersebut. Tanah Papua yang kekayaan alamnya baru dimanfaatkan sebesar tiga persen tersebut masih tergolong pulau yang belum dieksploitasi. Sebagai salah satu paru-paru dunia, alam Papua memang harus dilestarikan, terutama hutan hujan tropis karena dapat mengurangi kadar karbondioksida di udara.

Sejak awal kemerdekaan negara Indonesia, Papua selalu menjadi rebutan antara Indonesia dengan negara lain. Kekayaan alam memang menjadi incaran banyak negara yang ingin mengeksploitasi demi kemajuan bangsanya. Namun, tidak semua kekayaan dapat diperlakukan seperti itu.

Papua harus diperlakukan berbeda terhadap pulau-pulau lainnya, karena keasriannya merupakan warisan untuk digunakan dan dimanfaatkan oleh anak cucu. Layaknya harta karun, Papua merupakan harta kekayaan alam terakhir yang harus dilindungi oleh Indonesia. Pemanfaatan kekayaan Papua seharusnya dilakukan tanpa cara eksploitasi yang terlalu merusak alam. Penerapan mega proyek tambang yang dapat merusak alam juga harus dipikirkan berkali-kali. Meskipun kekayaan tambang di Papua sangat melimpah, bukan berarti kita semena-mena menggunakannya sekarang demi kemajuan yang belum sepenuhnya dapat mengembangkan kemajuan Indonesia dan potensi lain yang dimiliki Papua.

Seperti yang telah kita ketahui, terdapat mega proyek tambang yang terdapat di Papua yaitu PT Freeport. Hasil dari proyek tambang tersebut sebagian besar diborong oleh PT Freeport dan sebagian kecil diberikan ke pemerintah. Bila kita melihat kondisi seperti ini, sangat mengenaskan apabila Papua dieksploitasi secara besar-besaran kekayaan alamnya yang nantinya dinikmati sebagian besar oleh negara lain. Continue reading Taman Emasku, Buat Siapa ?

Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Abi

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Umminya.

Lalu bagaimana dengan Abi?

Mungkin karena Ummi lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Abi-lah yang mengingatkan Ummi untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ummi-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Abi bekerja dan dengan wajah lelah Abi selalu menanyakan pada Ummi tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

Abi biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Abi mengganggapmu bisa, Abi  akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Ummi bilang : “Jangan dulu Abi, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,

Ummi takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Abi dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ummi menatapmu iba.

Tetapi Abi akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Abi melakukan itu karena Abi tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Abi yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Ummi yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Abi benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja…. Continue reading Yang Tidak Bisa Diucapkan Seorang Abi

Lingkaran Terakhir ..

Sebuah surat misterius yang mungkin pemberian terakhir dari teteh tercinta T.T

Tarbiyah.. adalah semacam pelepas dahaga bagi kami, ia memancarkan air ia memancarkan cahaya untuk menembus langsung pada jiwa-jiwa kami. Tarbiyah adalah pendidikan namun bukan hanya terhenti pada titik itu, ia melepaskan jiwa yang tadinya hanya terbelenggu oleh mata “dunia” saja menjadi jiwa yang mampu menaklukkan dunia dengan satu tujuan yakni Ridha Allah SWT.

Lalu seperti apa tarbiyah itu? Tarbiyah itu membuat jiwa yang kering menjadi basah, membuat jiwa yang lemah menjadi kuat. tarbiyah yang kami dapatkan bukanlah hanya sekedar transfer pengetahuan, namun juga berikut aplikasi dari ‘ilmu itu. Tarbiyah yang kami jalani adalah tarbiyah yang hidup di tengah-tengah kehidupan kami, bukan hanya saat pertemuan pekanan yang disebut liqo’ namun tarbiyah itu ada pada kami walaupun kami hanya sendirian.

Kader tarbiyah adalah manusia sama seperti Anda..ia juga lupa dan salah, namun tarbiyah telah ajarkan kami bagaimana agar hidup ini dijalani dengan berusaha sekuat tenaga untuk selalu ingat kepada Allah SWT mengikuti sunnah Rasulullah SAW, mencintai ulama dan umaro dan juga kaum mukmin lainnya serta menjaga hubungan baik dengan non muslim.

Tarbiyah mengajarkan kepada kami untuk menjalani hidup dengan kejujuran, menjalani hidup dengan optimis, menjalani hidup dengan perasaan cinta sebagai makhluk Allah SWT kepada makhluk lainnya. Maka apa ada yang salah dengan kami? Karena itulah kami berusaha untuk masuk ke semua elemen dalam bangsa ini, karena satu alasan yakni kami juga punya saham di negeri ini sebagai anak bangsa yang tak ingin negerinya terpuruk terus menerus..

Tarbiyah ajarkan kami untuk bekerja tak kenal lelah, maka Anda semua tak perlu heran terkadang dini hari kami di pelosok desa, siang hari di luar kota dan malam hari harus rapat untuk urusan umat. kami coba resapi taushiyah guru kami KH Rahmat Abdullah,

“Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai”. Continue reading Lingkaran Terakhir ..

sekilas tentang musyang .. ^^

“sepakat .. sepakat .. sepakat …”

“afwan akh .. sepertinya itu seharusnya begini begini begini … begitu begitu begitu …”

“ya, bagaimana forum ?”

“sepakaaaatttt …..”

“afwan akh, redaksi nya mungkin tidak seperti itu ..”

“usul konkrit nya bagaimana ukh?”

————–…………………………….———————–

hening …

 

beberapa saat kemudian baru menjawab ..

“mungkin seperti ini seperti ini seperti ini…”

“bagaimana forum?”

“ane rasa ngga bisa seperti itu akh .. karena begini begini begini ..”

“jadi?”

“sesuai draft sajaaa …”

 

****dan akhirnya pun sesuai draft****