Kader Dakwah Kampus Ideal

Wuih .. serem tuh bacanya yaa..

Se-ideal-idealnya seseorang tetep aja ngga bisa dibilang ideal di mata yang lain.. kecuali siapa coba?? Hehe, Yup! Rasulullah SAW..

Maka itu,, sebelum baca kalimat-kalimat berikutnya.. Najma sangat menganjurkan temen-temen untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW ..

Sudah? Alhamdulillah .. ^^

Yukk mari kita kupas maksud, tujuan, latar belakang, isi, dan penutup dari judul yag Najma tulis .. #lho?? Kebanyakan Najj..

Jadi sebenarnya ini Najma kutip dari salah satu kata-kata seorang yang menurut Najma sangat spektakuler yaitu Kak Ridwansyah Yusuf Achmad.. Ada tuh blog nya di daftar temen-temen Najma^^

Kata beliau, karakter dakwah kampus ideal itu ada 8 ..

1. Aktif di Lembaga

Maksud dari poin yang pertama ini adalah, setiap kader dakwah kampus itu selain melingkar dan mengisi lingkaran, pun harus aktif di lembaga-lembaga yang ada di kampus maupun ekstra kampus.. entah Lembaga Dakwah Fakultas atau Lembaga Dakwah Kampus, Lembaga Eksekutif Mahasiswa, atau lembaga-lembaga lainnya.

2. Tidak Apatis

Nahlo.. Apatis itu makanan apa ya? Hehe,, bukan makanan insyaAllah .. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, apatis berarti  acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh .. Misalnya nih yaa,, kampus kita lagi heboh dengan suatu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh petinggi-petinggi universitas yang tentunya akan mempersulit beberapa mahasiswa saja, tidak semuanya. Dan kemudian si orang apatis itu berkata, “Ah, ngapain ngurusin itu sih.. Lagian kan jumlah yang terkena imbasnya minoritas saja.. Sudahlah,, mari kita urusi yang lain..”

Ada yang seperti itu? Wah, kalau ada.. Mungkin perlu diperiksa hati nya .. Masih pada tempatnya ngga ya? Hehe..

Seorang kader dakwah kampus, tidak semestinya berbuat seperti itu. Meskipun imbasnya hanya kepada minoritas teman-teman, tapi tetap itu adalah urusan seorang kader dakwah.. Judulnya aja “Kader Dakwah”,, masa apatis? ^^

3. Ter Tarbiyah dengan Baik

Tarbiyah itu jenis sayuran apa ya? Bukan.. bukan.. bukan sayuran… Tarbiyah itu sejenis kacang-kacangan .. #lho?? Salah lagi..

Tarbiyah itu berarti pembinaan .. Kalau tadi sempet cari di Kamus Besar Bahasa Indonesia, katanya begini “No entry found for this word”.. Hehe,, memang tidak semua manusia tau makna kata ini =)

Yaa,, seperti tadi yang Najma katakan bahwa tarbiyah berarti pembinaan .. Kalau temen-temen ingat, orang yang pertama kali membina temen-temen siapa? Yup! Ayah dan Ibu .. Nah,, tapi temen-temen tau ngga siapa Murabbi nya para manusia? *Murabbi : orang yang men-tarbiyah

Siapa coba Murabbi nya para manusia ? Yuhuu betull.. Ia lah Rasulullah SAW ..

Nah,, Rasulullah SAW dulu sudah mentarbiyah sahabat-sahabatnya sehingga mereka pun menjadi orang-orang hebat.. Sahabat-sahabat Rasulullah yang sudah menjadi orang-orang hebat itu kemudian mentarbiyah manusia-manusia lain pada zamannya sehingga kemudian syahid adalah tujuannya..

Keren gak tuh? Jadi kayak bisnis MLM (Multi Level Marketing) .. hehe..

Nah trus jadinya gimana Naj?

Tarbiyah yang baik itu adalah ketika kita sudah mentoring/liqo/halaqah/apapun namanya,, sudah mendapatkan ilmu dari lingkaran-lingkaran kita,, kita tidak serta merta menyimpannya dalam buku catatan, di pakai sendiri, tau sendiri, dan sholeh sendiri..

Tidak seperti itu..

Tapi,, membaginya dengan yang lain.. Mengajarkan kepada yang lain.. Caranya ya lewat mengisi mentoring/liqo/halaqah itu .. Jadi selain dibina,, pun kita harus membina ^^

4. IPK > 2.75

Kader Dakwah Kampus tuh harus pinter gak siih? Apa cuma harus pinter dakwah nya aja?

InsyaAllah selain mendakwahi orang lain untuk amar ma’ruh nahi munkar,, pun harus mendakwahi diri sendiri untuk serius dalam kuliahnya..

Karena biasanya yang Najma lihat,, banyak kader dakwah kampus yang sudah terlena dengan dakwah nya.. sudah sangat amat nyaman dengan dakwah nya,, namun serta merta melupakan kuliahnya .. sampai kuliahnya terbengkalai.. praktikum inhal.. ujian nya pasrah(gak belajar).. dan kondisi-kondisi lain..

Hati-hatii.. Itu namanya dzalim sama Ibu.. dzalim sama ayah.. sama yang nge-biaya-in kita kuliah .. masa udah di biaya-in kuliah mahal-mahal, tapi kuliahnya gak bener? =)

Kalau kata salah seorang sahabat,, prioritaskan dakwah utamakan kuliah ..

Keren kan yaa…

Jadii buat IPK > 2.75 itu sepertinya sudah tidak bisa didispensasi lagii ..

5. Kompeten dan Punya Banyak Jaringan

Kompeten itu berarti mengetahui .. mempunyai pengetahuan tentang berbagai hal.. Kader Dakwah Kampus itu harus kometen di banyak bidang .. Kan salah satu muwashafat kader itu “Mutsaqqaful Fikr” yang artinya “Cerdas dan Berwawasan Luas” ..  Betul begitu? ^^

Banyak jaringan? jaring apa? Laba-laba? Hehe..

Bukan… maksudnya jaringan itu kenal sama banyak orang .. banyak lembaga.. bukan hanya dari satu universitas .. pun juga mengenal orang-orang di univeristas lain ..

6. Muraja’ah minimal 2 juz

Hayo hayo yang belum sampai 2 juz.. Ayukk rajin-rajin menghafal biar sampai tuh target yang ini .. ^^

7. Toefl minimal 500

Hehe,, salah satu yang lumayan sulit nihh .. Marii mulai mengasah kemampuan toefl,, ikut tes nya .. daaann,,,, hasilnyaa.. Toefl anda = 600 ^^

Biar bisa kuliah di Jepang .. =)

8. Minimal Menguasai 1 bahasa asing

Bahasa Indonesia kan insyaAllah sudah menguasai yaa.. Tinggal menguasai Bahasa Inggris plus satu bahasa asing lagii .. Jepang aja yukk … ^^

Nahh mungkin itu ke-8 karakter Kader Dakwah Kampus Ideal dari pakarnya yang bisa Najma share ..

Semoga ke-8  karakter itu bisa kita tanamkan di diri kita ^^

Oke? Sip..

Semangat ! Ganbatte ! Fastaqim !! ^^

Purwokerto, 23 Jumadil Awal 1433 H

Dhiyanajma Eljannah

Advertisements

3 thoughts on “Kader Dakwah Kampus Ideal”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s