Kali ini tentang rindu ..

 

Kali ini tentang rasa yang sama : rindu.

Entah,, pada malam yang menjemput siang..

Atau pada awan yang menjemput hujan..

Semuanya merujuk pada satu kata : rindu.

 

Rindu akan ketidakhadiran sang bintang pada kegelapan malam..

Atau akan ketidakhadiran mentari di siang hari..

Semuanya sama: rindu.

 

Ah…

Sungguh..

Kali ini rasanya sama..

Pun, berhari yang lain pun sama..

Seperti sepatu tanpa pasangannya..

Seperti burung dengan sebelah sayapnya..

Atau seperti apapun itu,, yang tidak seimbang..tidak menganut prinsip dualisme; bahwa yang ada di dunia pasti berpasangan..

 

Seperti magnet dengan kutub-kutubnya..

Atau seperti hollow cathode lamp dengan anoda tungsten atau katoda silindrisnya..

Saling berpasangan..

Seperti,, tidak bisa melakukan apapun jika tanpa pasangannya..

Ah…

Bandung-Purwokerto..

Andai saja seperti 14 dengan starmart..

Atau seperti 14 dengan tempat pemberhentian bus sekolah…

Ngga ada deh waktu tanpa kamu..

 

Hemm,,

Jadi anoda tungsten aku ya?

Biar kita selalu tertarik..

Sekuat apapun gravitasi menghalangi kita..

Biar ngga ada lagi yang memisahkan kita..

Bahkan jarak sekalipun..

 

Oya..

Kapan ya..

Kita bisa jadikan Bandung-Purwokerto jadi seperti 14-starmart? Hehe..

 

Really want you to know this..

I MISS YOU .. =’)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s