me-nga-du

 

Bahkan ketika dirimu tak mendengar ketukan yang sangat halus dari Rabbmu..

hatimu mendengarnya..

hatimu mengetahuinya..

 

Lalu untuk apa kau terus menerus berjalan ke titik x dan y sama dengan minus sekian dan sekian?

Tidak bisakah kau menemaniku berjalan beriringan menuju puncak eksponensial?

 

Doa kemarin sore, selepas ashar, saat hujan merinai, ternyata langsung dikabulkan. Tidak perlu menunggu waktu hingga 24 jam. Hanya beberapa jam — sekitar dua atau tiga– kemudian langsung dikabulkan olehNya..

Tapi Ia tidak memberi apa yang saya minta. Ia justru memberikan saya berbagai hal untuk pembelajaran. Termasuk pembelajaran menjadi seorang hamba. Dengan hati yang benar-benar menghamba padaNya.

Ah, Rabb.. aku ingin mengadu… T.T

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s