abs—2

kadang, kebingungan itu tidak lagi akan menjadi sebuah kebingungan ketika ada suatu kepastian yang disadari. bahkan, sadar atau tidak, sejatinya kepastian itu akan selalu menemani. mengikuti langkah-langkah kecilmu pergi, menerangi tiap gulita yang menyelimuti. tapi, sadarkah kau? 

kadang, banyak belenggu-belenggu yang tak kita sadari, telah berhasil merasuk ke dalam sanubari. menyelusup ke dalam sukma, menggerogoti tiap jiwa-jiwa pencinta. *ah lu lebay amat naj -,-

tapi, itu serius. kadang, keterbelenggu-an kita–maksudnya saya–pada suatu hal yang absurd, yang tak jelas asal usul asilnya, malah membawa kita–maksudnya saya–pada keterperukkan yang membawa ke sebuah wilayah antah berantah. antah berantah, tapi ada di dalam hati kita sendiri.

nah, pasti bingung. ada sebuah atau, semacam efek gravitasi yang membuat diri kita kadang terjatuh, dan tak bisa bangkit lagi, sehingga tidak tau arah jalan pulang(?). intinya, ada gaya gravitasi yang, jika kita tidak bisa mengontrol gaya tersebut, kita akan terjerembab, dan masuk ke ruangan-ruangan yang bisa saja sangat tidak tepat, dan akan membuat kita semakin bingung, atau sesuai bahasa anak muda jaman sekarang, galau.

yah, walaupun, kata galau lebih terlihat sensitif, negatif, posesif, destruktif, dan -if,-if yang lainnya.

lalu, apa korelasi tulisanmu, nak?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s