SatNite

sejujurnya dan sebenarnya, saya sungguh amat sangat bingung. begini, saya adalah tipe pemerhati. jadi adalah wajar ketika saya perhatian sana sini. memperhatikan eloknya langit sore hari ketika sedang mengendarai motor, memperhatikan adik-adik di sekitar jalan kampus yang berlari-lari mengejar matahari (?), memperhatikan letak toko-toko es krim dan coklat baru yang bertebaran di sekitar kampus, memperhatikan gunung slamet yang selalu indah dipandang, dan beragam perhatian-perhatian lainnya. Continue reading SatNite

[sigh]

dekatkan dirimu. dekatkan dirimu. pada-Nya Yang Maha Memiliki Segala. Hingga tak kurang satu apapun. Hingga tak ada sedih sedikitpun. Biarpun angin musim semi menyembunyikan keceriaanmu, biarpun hujan salju menghentikan canda tawamu, tetaplah berbaik sangka. Pada tiap apapun yang telah kau perankan dalam skenarioNya. 

seburuk apapun kabar buruk yang kau dengar, akan lebih buruk jika kau memandang buruk saudaramu dengan kabar buruk itu. berusahalah. berbaik sangka. yakin, akan ada jawaban atas semua itu. bersabarlah. bersabarlah. kau sudah melupakan ayat-ayatNya kah? atau hatimu saja yang sedang tidak berada pada tempatnya?

Allah, berilah kelembutan.. dekapanMu Rabb… T.T

Abs—4

iseng-iseng buka note di hp, eh nemu kata-kata bagus dari Kang Ucup (istrinya Mba Ocha) ::

Tingkat sayang tertinggi adalah ketika merasa bersama dalam jarak membentang, dan tingkat rindu terbesar adalah ketika kita saling mendoakan dalam hening dan kesunyian..

indah dan mesra sekali bukan?

sejurus kemudian, saya mengirimkan sms itu kepada mba-mba saya yang sangaaaaaat saya rindukan. saya ingin mereka melting dengan kata-kata yang saya kirim. dan ternyata, benaaar! *yeay* –> thanks to kang Ucup 😀 Continue reading Abs—4

Gadis Kecil Bertopi Bundar

nah ini.. semoga menjadi bahan refleksi 🙂

Peta Pemikiran

Sepeda motor Bhumi membelah jalanan Surabaya. Meliuk-liuk melewati tidak hanya satu-dua mobil tapi beberapa mobil. Bukannya kenapa, sayup-sayup dari kejauhan didengarnya adzan magrib. Sialnya, pas di perempatan lampu lalu lintas. Lampu baru saja berwarna merah.

Mobil-mobil di depan mulai melambat. Bhumi mencoba meringsek masuk diantara celah-celah mobil. Dilihatnya barisan bermotor berbaris rapat sehingga tidak mungkin motornya dibawa maju lagi. Kecuali dia membunyikan klakson, meminta mereka untuk menyingkir. Tentu dengan resiko dilempari helm dari pengendara motor lainnya. Oh tidak, mana berani dia!

View original post 480 more words

Sang Penyemangat Jihad

Karya: Putra-Putri Luthfi Hasan Ishaaq di Semarang dalam Milad PKS April 2013

masih teringat jelas
berat suara nafasmu
perlahan…
tertahan..
beradu dengan langkah sayupmu
kala kau pulang pukul 03.47
kemudian disusul dengan suara asing dari channel TV kesukaanmu
atau suara bisikan bibirmu mengucap, kala kau membaca buku…
atau tawa lepasmu yang menyusul tepat beberapa menit setelah suara telfonmu mendayu.. Continue reading Sang Penyemangat Jihad

Kartini : Masa Lalu dan Masa Kini

Kartini. Sesosok wanita penuh inspirasi yang dilahirkan dari rahim seorang bangsawan. Kepemilikan cita atas diri dan bangsa membuatnya tak berhenti berpikir mencari berbagai cara untuk bisa membuat mimpinya mengangkasa. Sebuah aturan adat yang tidak memperbolehkan wanita pada zamannya mengenyam pendidikan, tidak membuatnya putus asa untuk mendapatkan ilmu. Setelah lulus dari Sekolah Dasar, ia dipingit oleh orang tuanya untuk kemudian menunggu waktu untuk dinikahkan. Begitulah adatnya. Seorang wanita hanya bekerja di dapur, mengurus anak dan suami. Tidak boleh berpendidikan tinggi. Continue reading Kartini : Masa Lalu dan Masa Kini

Quote Ustadz Salim A. Fillah

 

Jadikan cintaku padaMu ya Allah
Berhenti di titik ketaatan
Meloncati rasa suka dan tak suka

Karena aku tahu,
menaatiMu dalam hal yang tak kusukai
Adalah kepayahan, perjuangan, dan gelimang pahala
Karena seringkali ketidaksukaanku,
hanyalah bagian dari ketidaktahuanku

Salim A. Fillah dalam Jalan Cinta Para Pejuang

Continue reading Quote Ustadz Salim A. Fillah

Keindahan Hukum Zaman Umar

Sekarang, di jam notebook saya menunjukkan pukul 11:09 pm saat saya menulis ini. Dan saat ini, saya hanya ingin sedikit berbagi tentang salah satu keindahan hukum pada zaman salah satu sahabat Rasulullah SAW; yaitu Umar Bin Khattab. Silakan disimak. Kalau boleh jujur, saya menangis saat pertama kali membaca tulisan ini.  Continue reading Keindahan Hukum Zaman Umar