hanya

kadang saya hanya terlalu rindu. 

kadang yang dirindu tidak lebih tau dari yang merindu.

lalu, bolehkah saya rindu? Continue reading hanya

Advertisements

Klub Bola

di sisa-sisa rintik hujan yang masih rela turun sembari menebar keberkahan ke bumi, saya sejenak berpikir. kira-kira kenapa ya laki-laki itu mayoritas suka bola, futsal, dan atau sejenisnya? saya kadang heran. bukan kadang sih. tapi sering. apa sih emang yang ditonton? saya terkadang –sangking penasarannya– suka ikut nimbrung kalau babe sama abang lagi nonton bola. mereka ribut. yang satu dukung grup A, satunya lagi dukung B. saya? dukung fotografer kece nya aja deh. tapi ini serius. saya bingung apa yang ditontooooon.. apaaaa? bola yang dikejar sama dua puluh dua pemain bola? rumput yang bergoyang karena hasil tendangan bola? lapangan yang basah karena keringat pemain bola? atau para penonton menonton bola cuma mau memaki yang salah aja? atau apa? anyone, please help me get the answer T.T  Continue reading Klub Bola

entahlah~

penyakit banget deh. kalau udah buka new page nya ni dashboard pasti langsung bingung mau nulis apa. well, baiklah. biarkanlah racauan saya ini mengalir apa adanya. ah, bukankah memang selalu seperti itu naj? *getokinpalapakepalu*

emm.. bentar saya mikir dulu. 

ah iya, saya jadi inget sesuatu. kadang kita selalu berpikir ya tentang kenapa seseorang itu melakukan kejahatan atau memperlakukan kita dengan seburuk-buruk perlakuan. kadang kita merelakan diri kita untuk menangis karena diperlakukan seperti itu. atau bahkan menyempatkan diri untuk menimbun diri dalam tanah 2 meter Continue reading entahlah~

berkualitaslah!

biasanya sesaat setelah tulisan publish, ada saja yang nge-pm dan bilang, “mbak ih. apa banget deh tulisannya.gaje. aneh. tapi sukaaaaa ~.”
eh sebenernya sih bukan mau cerita tentang tulisan saya yang super ga genah banget. saya hanya mau sampaikan bahwa kemarin siang saya dan adik saya yang super itu main ke kantor pak masyedi  tadinya cuman mau sepuluh menit aja sih ya. sepuluh menit loh ya. sepuluh menit. tapi jadinya satu jam. gimana gak pada pulang tu orang-orang yang nungguin janjian sama beliau juga -____- 
kita ngobrol dari jam setengah tiga dan baru keluar jam setengah empat. dan kalian tau apa yang kita diskusikan? awalnya masih berada pada jalur yang benar(ngomongin pilrek unsoed), tapi setelahnya, lagi-lagi pasti sang bapak memberi wejangan tentang bagaimana hidup. karena memang, hidup kita, apapun yang menjadi kebiasaan dalam hidup kita, akan menjadi akhir pada keadaan ketika ruh kita lepas dari jasad. kualitas hidup, tentu akan menentukan kualitas mati. ten-tu. Continue reading berkualitaslah!

bawang putih

saya cukup bingung dengan fenomena abad 21 ini. semakin banyak saja manusia-manusia yang merasa dirinya adalah penyebab segala kebencian. mungkin saya salah satu yang merasakan hal itu. saya merasakan sensasi luar biasa ketika mendapati sebuah semi-fakta yang menyatakan bahwa saya adalah penyebab dari ketidakteraturan kosmik. yah apapun itu. saya merasa ketika hujan turun itu karena ulah saya. ketika matahari memanas itu karena saya. ketika meteor-meteor di angkasa bertabrakan juga karena saya. sayalah sang penghancur dan perusak semuanya. seketika saya mendramatisir cerita seolah-olah saya adalah bawang putih dari saudara bawang merah yang menjadi sasaran empuk untuk kena omel dan cacian sana sini.  Continue reading bawang putih