Manusia masa kini sudah terlalu lihai berandai. Tentang hari lalu yang terlanjur terlewati sia-sia, tentang hari ini yang belum sempurna, dan tentang hari esok yang belum pasti adanya. Manusia, memang makhluk yang paling sering berandai. Lebih kejamnya lagi, mereka yang bernama manusia itu, terlampau sering berandai tentang hal-hal yang semestinya tidak di-andaikan. Terlalu banyak hal krusial di depan sana yang jauh lebih penting dipikirkan, ketimbang masalah menye-menye yang alay bin ga jelas. Hei, surga masih jauh ya? Mungkin. Tapi kematian mu sudah menunggu di depan pintu. Bersiap siagalah wahai manusia 🙂 udah ga mau kan tercebur beribu kali lagi? Yuk ah beres beres. Diem diem aja ya beres beresnya :’)

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s