1:24

ada yang tak sabar menunggu pagi. katanya pagi selalu memberikan janji-janji masa depan. ia jadi tak nyenyak tidur malam karena terlalu berdebar menanti harumnya aroma masa depan.

ada yang tak sabar menunggu malam. katanya  dengan gelap bisa ia penatkan semua sesak. agar tenggelam bersama pekatnya malam. hidupnya terlalu suram tuk nikmati mentari. karenanya ia memilih malam tuk temani hari.

ada pula yang tak sabar menanti ia. seorang dambaan hati yang telah Allah dandani. dengan cakap rupa juga hati. yang telah menahun ia jaga demi hati demi bertemu denganku, seorang peremuan yang serba cacat sana sini.

namun, saat ini, aku yakin, kita sedang sama-sama menyelesaikan urusan kita masing-masing, bukan?

agar nanti, kelak ketika Tuhan persilakan kita tuk bertemu dan jantung kita berdegup kencang saat tak sengaja saling tatap, sudah sama-sama selesai dengan diri kita sendiri.

dan pada akhirnya, kita kan sama-sama memilih tuk jalani hidup bersama. saling mencintai, dan tak lagi sibuk dengan urusan masing-masing yang belum terselesaikan. karena setelah kita memutuskan bersama, aku dan kamu akan melebur, menjadi kita. aku yang akan memusatkan perhatianku padamu, laki-laki yang akan menjadi imamku dan ayah bagi anak-anak kita. begitupun kamu, kamu yang akan memusatkan perhatianmu padaku, perempuan yang akan menjadi makmummu, madrasah bagi anak-anak, mujahid mujahidah kita kelak yang menjadi penyejuk mata, dan penolong kita alam sana.

saat ini, esok, dan seterusnya, aku tak akan sabar menanti pagi. karena pagi selalu menjanjikan masa depan. dan aku percaya, bahwa Tuhan telah siapkan waktu yang tepat dan saat paling indah untuk mempertemukanaku denganmu, yang akan menjadi masa depanku.

dan kita akan terus mengukir masa depan kita berdua, bersama dengan jundi-jundi Allah, membangun peradaban, hingga menyusun satu persatu bata yang kan membawa kita melangit mencapai surga.

aku ingin cepat bertemu denganmu. untuk menyempurnakan Islamku bersamamu, sayangku..

Ditulis oleh: Fitri Nurjanah, Sokaraja 24 Agustus 2014. 1:24.

tak bisa tidur karena jantungku berdegup kencang saat memikirkanmu (seseorang yang akupun tak tau) 😀

 

Advertisements

One thought on “1:24”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s